Wednesday, 13 November 2013

Apa Kabar Hatiku?


Apa kabar hatiku?
Masihkah kau melipat senyum?
Atau lukamu masih nampak menganga? Hingga kau hanya mampu meringis menah perih..
Oh ya? Bagaimana dengan pilihanmu?
Masihkah di hadang aral?
Sejenak mungkin kamu perlu menyeka butiran peluh yang membasahimu, karena perjalananmu masih teramat panjang.

Apa kabar hatiku?

Jerakah kamu menanam harapan?
Ahh.. Mungkin ini membingungkan, karena kamu terlalu sibuk membalut luka atau mungkin kamu telah tenggelam dalam genangan air mata dariku.

Apa kabar hatiku?

Masihkah engkau mampu berdiri? Genggam tanganku dan katakanlah "Aku masih kuat!"

Apa kabar hatiku?

Masihkah engkau menyekap mimpi?
Bagaimana dengan janjimu?
Oh ya, aku bahkan lupa janji semu telah menghanyutkanmu dalam ketidakyakinan.

Apa kabar hatiku?

Apakah dirimu menanam benci setelah dirimu menelan kecewa?
Aku harap tidak. Karena aku yakin engkau lebih mengerti hikmah di balik peristiwa.

Apa kabar hatiku?

Masihkah berkeping-keping?

Yakinlah, masih ada harapan yg bisa kau gapai. Jangan mengejar pesawat yg telah jauh pergi meninggalkanmu. Kejarlah uluran tangan Maha Kasih yang dekat denganmu saat ini, bahkan lebih dekat dari urat nadimu. Dialah yang akan membawamu pada secercah harapan yang masih tersisa. Dalam keremangan cahaya asa, dengan sekeping doa dan segenggam ikhtiar. Patrikan dalam dirimu hanya Dia tujuanmu!

Percayalah..
Kebahagiaan sejati akan kau raih..





-Tika Kania Nurazizah-
September 23, 2013 at 6:21pm

No comments:

Post a Comment